Jambione.com, JAMBI - Proses penjaringan bakal calon bupati yang akan diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki tahapan fit and proper test atau uji kelayakan, di DPW PPP Provinsi Jambi, Selasa (4/2). Uji kelayakan digelar di DPW PPP Provinsi Jambi.
Kandidat Pilkada Batanghari mendapat jadwal pertama. Mereka adalah Camelia Puji Astuti dan Yunninta Asmara yang merupakan anggota DPRD Batanghari. Selain itu ada Mauli yang merupakan kader internal dan Mhd. Fadhil Arief yang saat ini masih sebagai Sekda Muaro Jambi.
Selanjutnya kandidat dari Bungo ada lima orang yang mendaftar. Mereka adalah Mashuri, Mezi Arsento, Ridwan Ibrahim, Erick Muhammad Henrizal, dan Hasrizal. Namun, pada uji kelayakan yang dijadwalkan 4 - 5 Februari ini, petahana Bupati Bungo Mashuri tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang.
Ketua DPW PPP Provinsi Jambi, Evi Suherman mengatakan dalam pelaksanaan uji kelayakan ini melibatkan pengurus DPP. Yaitu Fernita selaku salah satu Ketua DPP yang juga Tim Desk Pilkada DPP Wilayah Sumatera. "Selain Ibu Fernita, kami dari DPW yang juga ikut dalam uji kelayakan dan petatutan ini. DPC hanya bertugas mengantarkan para calon saja ke DPW," katanya, Selasa (4/2).
Menurut Evi, kemarin merupakan jadwal bakal calon dari Batanghari dan Bungo. Hari ini giliran bakal calon dari Tanjung Jabung Barat dan Sungai Penuh. "Paling nanti melihat kondisi saja mana yang terbaik untuk Tanjung Jabung Timur. Yang jelas, kami ingin semua yang diusung nanti menang," ujarnya.
Kandidat Batanghari, kata Evi, sudah memastikan semuanya hadir. Untuk Camelia Puji Astuti dan Yunninta Asmara sudah mengikuti proses uji kelayakan tersebut. Mauli juga sudah mengikuti uji kelayakan ini. "Fadhil Arief pada posisinya hari ini pasti hadir. Tetapi beliau minta jadwalnya itu diundur," ujarnya.
Pihaknya juga memaklumi permintaan tersebut karena memang status Fadhil Arief saat ini yang masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Makanya atas permintaan itu, pihaknya akomodir untuk itu. "Kami juga tidak mau ada masalah yang muncul dari ini. Kami melihat dan belajar dari apa yang terjadi di Tanjung Jabung Barat," tukasnya.
Sementara untuk Bungo kata Evi, Bupati Bungo Mashuri yang berhalangan hadir dan meminta penjadwalan ulang. "Beliau langsung komunikasi dan meminta jadwal kalau bisa hari libur," jelasnya.
Hal itu lanjut Evi, sudah disampaikan ke pihak DPP yang hadir atas adanya permintaan tersebut. Yang jelas kata Evi, ketika memang jadwal baru pastinya tidak ada dari pihak DPP untuk ikut dalam uji kelayakan ini.(fey)
Musrembang di Kecamatan Telanaipura, KFA: Jika Ada Usulan Belum Diakomodir, Jangan Putus Asa
Panitia Terbentuk, Jadwal Musda Golkar Tunggu Petunjuk Pusat
Bukan Rekom, PPP Hanya Keluarkan Surat Tugas ke Fasha, Ini Pointnya...
Serap Aspirasi, Kemas Faried Alfarelly Hadiri Musrenbang di Danau Sipin
Kembali Masuk 10 Besar Wilayah Rawan Pilkada, Ini Kata Bawaslu Jambi